Polres Banggai Edukasi Siswa SMA Negeri 1 Luwuk tentang Pencegahan Bullying

Fhoto:Bicarabaik.my.id

Bicarabaik.my.id- Banggai- Polres Banggai melalui Seksi Hukum (Siekum) kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan.

Pada Jumat (22/1/2026), Siekum Polres Banggai melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum tentang pencegahan kenakalan remaja di SMA Negeri 1 Luwuk. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Hukum (Kasikum) Polres Banggai, AKP I Nyoman Yosep Suradi, bersama jajaran.

Dalam penyuluhan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk bullying, dampak psikologis yang ditimbulkan, serta konsekuensi hukum yang dapat dikenakan terhadap pelaku. Penyuluhan berlangsung secara interaktif, di mana para pelajar diberi kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi terkait kasus-kasus kekerasan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah.

“Penting bagi para pelajar untuk memahami bahaya bullying, baik dari sisi psikologis maupun konsekuensi hukumnya. Pendidikan hukum sejak dini diharapkan mampu membentuk karakter pelajar yang sadar aturan, bertanggung jawab, dan saling menghargai,” ujar AKP Nyoman.

Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan di lingkungan sekolah tidak boleh dianggap sepele. Menurutnya, bullying yang dibiarkan dapat berkembang menjadi tindakan kriminal yang lebih serius.

“Bullying yang tidak ditangani dengan baik dapat memicu tindakan berbahaya lainnya. Oleh karena itu, kami mendorong para pelajar untuk berani melapor serta pihak sekolah meningkatkan pengawasan dan pembinaan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kasikum juga mengimbau para siswa agar tidak terlibat dalam bentuk perundungan apa pun, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial.

“Jika menemukan indikasi bullying, segera laporkan kepada guru, orang tua, atau aparat kepolisian. Kami juga mengharapkan pihak sekolah memperkuat pengawasan serta komunikasi dengan para siswa,” tuturnya.

AKP Nyoman berharap penyuluhan hukum ini tidak hanya menjadi pengetahuan semata, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

“Jadikan sekolah sebagai tempat yang aman, bersahabat, dan bebas dari kekerasan,” pungkasnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama