Ribuan Warga Hadiri Pembukaan Pesta Tapai Batu Bara 2026

Fhoto:Bicarabaik.my.id

Bicarabaik.my.id- Batu Bara, Sumatera Utara – Ribuan masyarakat memadati pembukaan Pesta Tapai Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., di Desa Dahari Selebar, Sabtu malam (17/1/2026).

Pesta Tapai yang mengusung tema “Mo Kito Ramaikan” ini akan berlangsung selama satu bulan, mulai 17 Januari hingga 17 Februari 2026, dan menjadi agenda budaya tahunan kebanggaan masyarakat Kabupaten Batu Bara.

Malam pembukaan turut dihadiri Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara M. Safi’i, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Yahdi Khoir, unsur Forkopimda, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Leli Syafrizal, Plh. Sekretaris Daerah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin Siagian menegaskan bahwa Pesta Tapai bukan sekadar pesta rakyat, melainkan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak masa kedatukan sekitar tahun 1760-an. Tradisi ini menjadi bagian penting dalam menyambut bulan suci Ramadan sekaligus momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat.

“Pesta Tapai merupakan identitas budaya masyarakat Batu Bara yang harus terus kita jaga dan lestarikan. Selain nilai budaya, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Bupati.

Sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan, Pemerintah Kabupaten Batu Bara telah melakukan berbagai langkah promosi, salah satunya dengan memasang baliho Pesta Tapai di sejumlah titik strategis di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, serta beberapa kabupaten/kota lainnya. Langkah ini bertujuan memperkenalkan Pesta Tapai sebagai agenda budaya unggulan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Baharuddin juga mengajak seluruh pihak terkait untuk menciptakan kenyamanan bagi para pengunjung, di antaranya dengan menyeragamkan tarif parkir serta harga lemang dan tapai.

“Demi kenyamanan pengunjung, kita harus bekerja sama menyeragamkan tarif parkir agar tidak terlalu mahal, serta menyeragamkan harga lemang berdasarkan ukuran. Dengan begitu, pengunjung merasa aman, nyaman, dan tidak dirugikan,” tegasnya.

Bupati juga menyayangkan masih adanya oknum yang dapat merusak citra pariwisata Kabupaten Batu Bara, termasuk tindakan menghadang wisatawan dari kapal pesiar. Ia menegaskan tidak ingin kejadian serupa terulang kembali.

“Kita semua harus bersama-sama menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan agar semakin banyak yang berkunjung ke Kabupaten Batu Bara,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Bupati Batu Bara mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, narkoba merupakan ancaman serius yang dapat menyebabkan hilangnya generasi penerus bangsa apabila tidak diberantas secara kolektif.

Usai pembukaan, Bupati Baharuddin Siagian berkeliling meninjau stan para pelaku UMKM yang berpartisipasi di lokasi Pesta Tapai. Ia ingin melihat secara langsung aktivitas para pedagang sekaligus mendengarkan kondisi dan perkembangan usaha masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasinya atas tingginya antusiasme masyarakat dan meningkatnya penjualan UMKM tahun ini. Para pedagang mengaku mengalami lonjakan penjualan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Salah seorang pedagang lemang mengungkapkan bahwa biasanya mereka hanya membakar lemang satu kali sehari. Namun selama Pesta Tapai 2026, pembakaran lemang bisa dilakukan hingga tiga sampai empat kali sehari untuk memenuhi tingginya permintaan.

Selain meninjau, Bupati juga membeli dan mencicipi berbagai produk UMKM yang dijajakan. Kehadiran serta interaksi langsung Bupati dengan para pedagang dan masyarakat menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban di lokasi acara.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama