![]() |
| Fhoto:Bicarabaik.my.id |
Bicarabaik.my.id- Banggai- Tingginya angka pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Banggai mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banggai meningkatkan edukasi kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Tinombala 2026.
Dalam sepekan operasi, petugas mencatat 76 pelanggaran lalu lintas. Jumlah tersebut meningkat sekitar 75 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Sebagian besar pelanggaran merupakan pelanggaran kasat mata, seperti pengendara tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, tidak mengenakan sabuk pengaman, hingga penggunaan knalpot brong.
Patroli difokuskan pada titik rawan pelanggaran dan kecelakaan, terutama pada jam sibuk seperti waktu berangkat dan pulang sekolah serta jam aktivitas kerja.
Selain patroli, petugas juga mengintensifkan sosialisasi tertib berlalu lintas melalui edukasi tatap muka dengan masyarakat dan pembagian brosur keselamatan berkendara.
Kasat Lantas Polres Banggai, IPTU Ade Irvan Rivai Kurnia, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan upaya preemtif dan preventif untuk meningkatkan disiplin masyarakat serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, pendekatan edukatif terus dikedepankan karena pelanggaran dan kecelakaan masih tergolong tinggi.
Ia menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi kebutuhan dan budaya masyarakat, bukan sekadar karena kehadiran petugas. Banyak kecelakaan, kata dia, berawal dari pelanggaran kecil yang sering dianggap sepele.
