Pertemuan Tak Direncanakan Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 1415/Selayar dengan Seorang Lansia yang Terbaring Sakit

Dansatgas bersama Danramil melihat langsung kondisi Nenek Dembu(91), Foto: istimewa


BICARABAIK– KEPULAUAN SELAYAR–Di sela pelaksanaan program TMMD Ke-128, Dansatgas TMMD Kodim 1415/Selayar terus aktif turun langsung ke lapangan untuk memantau progres seluruh sasaran kegiatan, baik fisik, nonfisik, maupun sasaran tambahan.

Seperti yang dilakukan Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., pada Kamis pagi (15/5). Dengan menggunakan sepeda motor dinas Honda CRF 150 CC, beliau berkeliling meninjau sejumlah sasaran TMMD didampingi Danramil Bontomatene serta dua orang ADC.

Setelah meninjau sasaran fisik, Letkol Yudo melanjutkan pengecekan ke Lapangan Sepak Bola Sukadin, Kelurahan Batangmata Sapo, yang direncanakan menjadi lokasi Upacara Penutupan TMMD. Dari hasil pemantauan, terdapat genangan air di beberapa titik lapangan yang dinilai berpotensi menghambat pelaksanaan upacara.

Di tengah pembahasan antara Dansatgas dan Danramil mengenai langkah penanganan genangan air tersebut, hujan tiba-tiba turun deras. Kondisi itu membuat Dansatgas bersama rombongan berteduh di kolong rumah panggung milik Ibu Balak Daeng, warga Dusun Sukadin yang berada tepat di sebelah barat lapangan.

Melihat rombongan kehujanan, Ibu Balak Daeng dengan ramah mempersilakan Dansatgas beserta anggota naik ke rumah dan beristirahat di ruang tamu. Ajakan itu pun disambut hangat oleh Dansatgas dan rombongan.

Dalam suasana penuh keakraban, Ibu Balak Daeng kemudian menyampaikan bahwa ibunya, Nenek Dembu (91), telah lebih dari tiga bulan terbaring sakit dengan kondisi kaki membengkak.

Mendengar hal tersebut, Dansatgas bersama Danramil langsung melihat kondisi Nenek Dembu dan menawarkan bantuan untuk membawa beliau berobat ke RSKH Hayyung dengan seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Dansatgas.

Letkol Czi Yudo Harianto mengaku merasa iba melihat kondisi Nenek Dembu dan berharap pihak keluarga berkenan menerima niat baik tersebut.

“Kondisinya sangat memprihatinkan, kakinya bengkak dan beliau tidak bisa berjalan. Kami berniat membawa nenek ini ke rumah sakit agar dapat diketahui penyakit yang dideritanya,” ungkap Dansatgas.

Ia juga menyampaikan bahwa pertemuannya dengan Nenek Dembu sama sekali tidak direncanakan dan meyakini bahwa semua telah menjadi kehendak Tuhan Yang Maha Esa.

“Semua ini sudah menjadi rencana Allah SWT. Semoga pertemuan ini membawa kebaikan dan Nenek Dembu bisa sehat kembali serta beraktivitas seperti biasa,” tutupnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama