Penanaman kelapa serentak di Desa Bontotangnga,
Foto: Istimewa
Bicarabaik | Kepulauan Selayar– Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Selayar hari ini secara resmi melaksanakan aksi penanaman kelapa serentak yang dipusatkan di Dusun Tanaharapan, Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Tanam Serentak Program Hilirisasi Perkebunan Strategis Nasional yang digulirkan secara serentak di berbagai wilayah sentra perkebunan Indonesia.  

​Aksi penanaman komoditas kelapa ini dilaksanakan berdasarkan instruksi Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui surat Direktorat Jenderal Perkebunan Nomor B-850/TU.010/E/06/2026. Langkah ini merupakan perwujudan nyata daerah dalam mendukung program "Asta Cita" Presiden RI periode 2024–2029 untuk membangun kemandirian bangsa dan swasembada ekonomi berbasis komoditas strategis lokal.  

​Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Selayar, Al Amin, menegaskan pentingnya komoditas kelapa sebagai salah satu pilar hilirisasi perkebunan di wilayah kepulauan. "Kelapa merupakan komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi dari hulu hingga ke hilir. Melalui gerakan penanaman serentak ini, kita tidak hanya memperluas areal tanam, tetapi juga bersiap membangun ekosistem industri hilir perkebunan yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi, membuka lapangan kerja, serta mendongkrak kesejahteraan petani lokal di Selayar," ujar Al Amin.  

​Di tempat yang sama, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Bontotangnga, Rahmi Apriyati, S.P., mendampingi langsung para kelompok tani dalam proses penanaman bibit kelapa unggul ini. Ia menjelaskan bahwa Dusun Tanaharapan memiliki potensi geografis yang sangat mendukung produktivitas tanaman kelapa.  

​"Hari ini kita bergerak bersama para petani untuk menanam serentak. Tugas kami selanjutnya sebagai penyuluh adalah mengawal aspek teknis pemeliharaan agar pertumbuhan vegetatif tanaman optimal, sehingga kelak menghasilkan buah kelapa berkualitas tinggi yang siap memasok kebutuhan industri pengolahan atau hilirisasi perkebunan," kata Rahmi Apriyati.  

​Gerakan Tanam Serentak nasional ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen utama komoditas perkebunan dunia, di mana Kabupaten Kepulauan Selayar turut ambil peran aktif melalui komoditas kelapa unggulannya.