Skuad Sekolah Sepak Bola (SSB) Bhayangkara FC U-13 Polres Kepulauan Selayar, Foto: Istimewa 

Bicarabaik | Kepulauan selayar — Perjuangan keras skuad Sekolah Sepak Bola (SSB) Bhayangkara FC U-13 Polres Kepulauan Selayar akhirnya membuahkan hasil manis. Mengarungi kompetisi ketat Mini Soccer Merah Putih U-13 yang digelar pada 29–30 Agustus 2026 di Lapangan Mini Soccer Merah Putih, tim binaan kepolisian ini sukses mengamankan posisi puncak.

​Turnamen yang diinisiasi oleh Manajemen Lapangan Mini Soccer Merah Putih tersebut menyajikan persaingan sengit antardelapan tim usia muda di Kabupaten Kepulauan Selayar.

​Laga pamungkas mempertemukan Bhayangkara A dengan Gelora Muda. Bertanding dengan tensi tinggi dan saling jual beli serangan, Bhayangkara A menyegel trofi juara setelah menyudahi perlawanan Gelora Muda lewat skor tipis 3-2.

​Atas hasil tersebut, Gelora Muda harus puas menempati posisi runner-up. Sementara itu, predikat juara ketiga diraih bersama oleh SSB Bhayangkara B dan Barugaiya U-13.

​Manajer SSB Bhayangkara FC Polres Kepulauan Selayar, Ipda Andi Bakri Yamar, S.H., M.H., menyebut pencapaian ini merupakan buah dari kedisiplinan dan persiapan matang seluruh elemen tim. Keputusan menerjunkan dua tim sekaligus (Bhayangkara A dan Bhayangkara B) terbukti efektif memberikan jam terbang serta ruang evaluasi bagi para pemain muda.

​“Alhamdulillah, Bhayangkara A berhasil menjadi juara pertama setelah memenangkan pertandingan final dengan skor 3-2 atas Gelora Muda. Sementara Bhayangkara B juga berhasil meraih juara ketiga bersama Barugaiya U-13,” tutur Andi Bakri.

​Ia menekankan bahwa raihan trofi ini akan dijadikan pemantik semangat agar para pemain terus mengasah keterampilan individu maupun kolektivitas tim.

​Nada apresiasi senada disampaikan Pembina SSB Bhayangkara FC Polres Kepulauan Selayar, Kasat Reskrim Iptu Dr. Sukarman, S.H., M.H. Menurutnya, aspek terpenting dari sebuah kejuaraan usia dini bukan sekadar menambah koleksi piala, melainkan membentuk mentalitas bertanding.

​“Prestasi tentu kita apresiasi, tetapi yang paling utama adalah proses pembinaannya. Anak-anak harus terus diberikan ruang untuk berlatih dan bertanding agar kemampuan serta mental mereka semakin berkembang,” tegas Sukarman.

​Prosesi penyerahan piala dan trofi kepada para pemenang diserahkan langsung oleh Ketua Askab PSSI Kepulauan Selayar, Ahmad Sajjad, pada Minggu (30/8/2026).

​Di tempat terpisah, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, S.IK., S.H., M.Tr.Mil., menguraikan rasa bangganya atas kesuksesan gelaran turnamen maupun pencapaian anak-anak asuhannya. Kehadiran SSB Bhayangkara FC merupakan wujud komitmen Polres Kepulauan Selayar dalam mengawal pembinaan generasi muda di bidang olahraga.

​Ia menilai wadah seperti SSB dan turnamen berkala sangat krusial untuk menjaring serta mengasah bibit-bibit potensial dari Kepulauan Selayar agar siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

​“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana proses pembinaan terus berjalan. Anak-anak diberikan ruang untuk berlatih, bertanding dan mengembangkan potensi mereka sehingga ke depan dapat lahir talenta-talenta muda sepak bola dari Kepulauan Selayar,” pungkasnya.

​Dominasi Bhayangkara A sebagai jawara serta keberhasilan Bhayangkara B mengamankan tempat ketiga bersama Barugaiya U-13 menjadi catatan manis dalam menutup ajang sepak bola usia muda tersebut.


Sumber: Humas polres selayar