Ratusan korban gempa 7,7 SR di Kabupaten Ende, NTT menerima Tali Asih langsung dari Ketua Umum Asosiasi  FKUB, Foto: Istimewa

Bicarabaik | Ende, NTT – Ratusan korban gempa 7,7 SR di Kabupaten Ende, NTT menerima Tali Asih langsung dari Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet.

Penyerahan berlangsung di Kevikepan Kuskupan Agung Ende, Senin (31/8/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran FKUB Ende, tokoh lintas agama, Pemerintah Daerah, dan masyarakat terdampak dari berbagai daerah di Ende.

Dalam sambutannya, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet menyampaikan bahwa bantuan ini adalah bentuk nyata kepedulian seluruh umat beragama di Indonesia untuk saudara-saudara di NTT.

"Hari ini kami datang bukan membawa banyak, tetapi membawa hati dan doa untuk penguatan dan peneguhan kerukunan bagi masyarakat Ende. Tali asih ini adalah simbol bahwa kita satu Indonesia. Dalam suka maupun duka, kita saling menguatkan" ujar Ida Pangelingsir.

Beliau juga mengajak agar bantuan tidak berhenti pada materi. "Yang paling penting adalah kita terus mendoakan, menguatkan, dan merawat kerukunan. Karena dari kerukunanlah pemulihan akan lahir" tambahnya.

Seorang tokoh pemuka agama Ende yang turut hadir mengapresiasi kunjungan ini. "Kehadiran FKUB Indonesia memberi pesan damai. Bahwa di tengah bencana, kasih dan persaudaraan melampaui semua perbedaan" ujarnya.

Bantuan yang disalurkan berupa dana tali asih untuk warga terdampak di beberapa kecamatan di Ende yang hadir.

Per BNPB 31 Agustus 2026: 3 orang meninggal dunia di Ende, ratusan rumah rusak, dan ribuan warga mengungsi.

Di Kevikepan Keuskupan Agung Ende Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet selain menyerahkan tali asih untuk saudara-saudara korban gempa di Kabupaten Ende NTT juga memimpin doa bersama. 

"Ini bentuk nyata kerukunan dan kepedulian lintas iman" katanya. 


Sumber: Moch.Isnaeni