Bicarabaik | New York, Amerika Serikat – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, telah mendarat di New York, Amerika Serikat, pada Senin (21/9/2026). Kehadirannya bertugas untuk memimpin Delegasi Republik Indonesia pada rangkaian High-Level Week Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB) ke-81.
Partisipasi Indonesia dalam ajang SMU PBB ini dijadikan momen krusial untuk menegaskan komitmen nasional terhadap prinsip multilateralisme. Di samping itu, ajang ini ditujukan untuk memperkuat peran Indonesia dalam mendorong dialog, menjembatani perbedaan pandangan, serta membentuk konsensus di tengah maraknya tantangan global. Indonesia menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi dan kepentingan negara-negara berkembang serta memberikan kontribusi bagi perdamaian dunia, yang mencakup penegasan kembali dukungan atas perjuangan rakyat Palestina dan upaya pemulihan serta rekonstruksi Gaza.
Sepanjang kegiatannya di New York, Menlu Sugiono dijadwalkan menghadiri beragam forum tingkat tinggi dan pertemuan tingkat menteri yang mengulas berbagai isu strategis dunia. Topik-topik utama yang dibahas antara lain mencakup perdamaian dan keamanan internasional, persoalan Palestina, pembangunan, perubahan iklim, hingga penguatan kerja sama multilateral.
Di sela-sela agenda utama SMU PBB, Menlu Sugiono juga akan menggelar serangkaian pertemuan bilateral bersama sejumlah negara anggota PBB serta mitra Indonesia. Pertemuan-pertemuan ini ditujukan guna mempererat hubungan ikatan bilateral sekaligus mendiskusikan berbagai persoalan regional dan global yang menjadi perhatian bersama.
Tidak hanya itu, Indonesia bakal memanfaatkan momentum High-Level Week tahun ini untuk meresmikan peluncuran kampanye pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB masa jabatan 2029–2030. Agenda pencalonan ini sebelumnya sudah diumumkan secara resmi oleh Menlu Sugiono pada Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri di bulan Januari 2026.
Sebagai puncaknya, Menlu Sugiono dijadwalkan menyampaikan Pernyataan Nasional Indonesia pada sesi Debat Umum SMU PBB ke-81 pada Sabtu (26/9) malam waktu New York. Pidato nasional tersebut bakal menjabarkan pandangan serta sikap tegas Indonesia mengenai pelbagai perkembangan dan tantangan yang dihadapi masyarakat internasional.
Keikutsertaan aktif Indonesia dalam SMU PBB ke-81 ini menjadi bukti nyata komitmen negara untuk senantiasa mengambil peran dalam menjawab tantangan global. Indonesia terus bertekad mengutamakan dialog dan kerja sama internasional serta menghadirkan kontribusi konkret demi terwujudnya perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan dunia.
Sumber: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia

Berita Terbaru