Foto: Dok. Istimewa
Bicarabaik | Kepulauan selayar — Peristiwa tergulingnya mobil pemadam kebakaran di Jalan Poros Tajuia–Kayubauk, Kecamatan Bontomatene, Kepulauan Selayar, Selasa (8/9/2026), menjadi duka mendalam sekaligus pengingat tajam akan pertaruhan nyawa yang dihadapi para petugas di lapangan.

Dalam insiden tersebut, Hendra Ekaputra, S.H. (33), seorang petugas honorer Damkar Posko Unit Batangmata, gugur saat menjalankan tugas merespons laporan kebakaran lahan warga. Armada yang membawanya diduga tidak kuat melintasi jalur menanjak, hingga bergerak mundur tak terkendali dan akhirnya terbalik.

Di balik duka keluarga dan jajaran instansi, peristiwa ini menyoroti sejumlah poin krusial terkait keselamatan kerja dan operasional petugas pemadam di daerah:


1. Tantangan Medan dan Kelayakan Armada

Kondisi geografis Kepulauan Selayar yang didominasi tanjakan curam dan jalur sempit menuntut performa kendaraan yang prima. Kejadian armada yang gagal menanjak ini menggarisbawahi pentingnya pemeliharaan rutin serta evaluasi kelayakan fungsi mekanis kendaraan operasional, terutama saat harus membawa beban berat seperti tangki air.

2. Prosedur Keselamatan Personel (SOP)

Posisi tiga orang petugas yang berada di bagian belakang atau atas tangki saat armada melaju menuju lokasi menjadi catatan penting. Meski tindakan melompat dilakukan sebagai upaya penyelamatan diri sekaligus menahan gerak mundur armada, risiko fatalitas tetap sangat tinggi. Peristiwa ini membuka ruang evaluasi mengenai standar keamanan pengangkutan personel saat armada beroperasi.

3. Dedikasi Personel Honorer di Garis Depan

Almarhum Hendra Ekaputra tercatat sebagai karyawan honorer. Gugurnya almarhum menegaskan bahwa di balik kesiapsiagaan penanggulangan bencana di daerah, ada peran besar para tenaga honorer yang mempertaruhkan keselamatan jiwa dengan dedikasi penuh demi melayani masyarakat.

Saat ini Satuan Lalu Lintas Polres Kepulauan Selayar masih melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Evaluasi mendalam dari pihak terkait diharapkan dapat menjadi langkah preventif agar musibah serupa tidak terulang kembali di masa depan.