Lokasi Tambak Matalalang Kecamatan Bontoharu Selayar. (Dok: Redaksi)

BICARABAIK | KEPULAUAN SELAYAR — Maraknya aksi pencurian kabel di area pertambakan Matalalang, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, kian meresahkan para pengelola tambak setempat. Para pelaku makin nekat melancarkan aksinya, bahkan diduga dilakukan pada siang hari.

Kejadian terbaru terulang pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Dalam insiden tersebut, bentangan kabel sepanjang kurang lebih 300 meter yang terpasang di lokasi pertambakan raib digondol pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Aksi pencurian ini diperkirakan terjadi pada siang hari. Penjaga tambak, Agus, mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut setelah mendapat informasi melalui sambungan telepon dari tetangga tambak di sekitar lokasinya.

"Saya baru tahu kalau kabel tambak sudah hilang setelah ditelepon sama tetangga tambak sebelah. Diperkirakan kejadiannya siang hari pas kondisi lokasi lagi sepi," ujar Agus saat dikonfirmasi (21/10/2026).

Meskipun merugi hingga ratusan meter kabel dan mengganggu aliran listrik penunjang operasional tambak, peristiwa pencurian ini diketahui tidak dilaporkan secara resmi oleh pihak korban ke aparat kepolisian/pihak berwajib.

Kendati tidak diseret ke jalur hukum, peristiwa ini menjadi pukulan bagi para pengelola tambak di kawasan Matalalang. Terputusnya pasokan listrik akibat hilangnya instalasi kabel sangat mengancam keberlangsungan komoditas tambak yang mengandalkan kincir air dan pompa sekaligus memadamkan penunjang penerangan malam hari di area pertambakan.

Kejadian ini diharapkan memicu peningkatkan kewaspadaan, sistem pengawasan swakarsa, serta patroli mandiri di antara para pemilik dan penjaga tambak Matalalang agar kasus serupa tidak terus berulang.