![]() |
| Fhoto:Bicarabaik.my.id |
Bicarabaik.my.id- Poso – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Pantangolemba melaksanakan panen jagung Kuartal I Tahun 2026 di Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Kamis (21/01/2026).
Kegiatan panen jagung yang berlangsung di lahan pertanian BUMDes Desa Pantangolemba tersebut dihadiri oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Poso Pesisir Selatan AIPTU Reppy Kuamba, Bhabinkamtibmas Desa Pantangolemba BRIPKA Ralph A. S., Agronomi Pertanian Kabupaten Poso Bpk. Iwan, Ketua BUMDes Desa Pantangolemba Bpk. Ernest Wolla, serta tujuh orang pengurus dan petani BUMDes.
Panen jagung kali ini berhasil menghasilkan sekitar 10 ton jagung dari lahan seluas 2 hektare yang dikelola secara terpadu oleh BUMDes bersama petani lokal. Pengurus BUMDes Desa Pantangolemba menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi yang baik antara pengelola BUMDes, petani, serta dukungan dari berbagai pihak terkait.
“Panen jagung ini menjadi bukti bahwa potensi lahan pertanian desa dapat dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar pengurus BUMDes.
Kapolsek Poso Pesisir Selatan IPTU Arkam, S.H. melalui Ps. Kanit Binmas AIPTU Reppy Kuamba mengatakan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh masyarakat desa.
“Polri melalui Polsek Poso Pesisir Selatan akan terus mendukung dan mengawal setiap kegiatan positif masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi warga. Kami berharap kegiatan panen jagung ini dapat berkelanjutan dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah Poso Pesisir Selatan,” ujar AIPTU Reppy Kuamba.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Pantangolemba BRIPKA Ralph A. S. menambahkan bahwa sinergitas antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ketahanan pangan di desa. Kehadiran aparat kepolisian juga diharapkan mampu memberikan rasa aman serta semangat kepada masyarakat dalam mengelola usaha pertanian.
Selain itu, Agronomi Pertanian Kabupaten Poso, Bpk. Iwan, memberikan evaluasi positif terhadap pola budidaya yang diterapkan, mulai dari penggunaan bibit unggul, pengelolaan pupuk organik, hingga sistem irigasi yang efisien, sehingga mampu meningkatkan hasil produksi jagung.
Hasil panen jagung tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi lokal masyarakat desa, sementara sebagian lainnya akan dipasarkan melalui kerja sama dengan mitra usaha di wilayah sekitar guna meningkatkan pendapatan BUMDes serta kesejahteraan masyarakat Desa Pantangolemba.
