![]() |
| Fhoto:Bicarabaik.my.id |
Bicarabaik.my.id- TOUNA – Dalam rangka meningkatkan kualitas iman dan takwa personel, Polres Tojo Una-Una (Touna) kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan Mental dan Rohani (Binrohtal) rutin pada Kamis pagi (22/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di tiga lokasi berbeda sesuai dengan agama yang dianut masing-masing personel.
Bagi personel beragama Islam, kegiatan Binrohtal dipusatkan di Masjid Al Muhajirin Polres Touna dengan menghadirkan Ustadz Syahrir Ramadhan, S.Hi. sebagai penceramah. Dalam tausiyah bertema “Bulan Sya’ban: Gerbang Menuju Keberkahan Ramadan dan Kesuksesan”, Ustadz Syahrir menekankan pentingnya mempersiapkan diri secara spiritual di bulan Sya’ban agar dapat meraih kemuliaan secara maksimal saat memasuki bulan suci Ramadan.
Sementara itu, personel beragama Nasrani melaksanakan ibadah di kediaman Aipda Alvando Rompis. Kegiatan Persekutuan Doa Oikumene tersebut dipimpin oleh Pdt. Lexy Pandeleke, S.Th. dan dirangkaikan dengan ibadah syukur menyambut Tahun Baru 2026.
Di tempat terpisah, personel beragama Hindu melaksanakan persembahyangan di Pura Dharma Shawahita Polres Touna yang dipimpin oleh Aipda I Gusti Ngurah Widiarsa.
Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., melalui Kabag SDM AKP Muh. Natsir, S.H., menegaskan bahwa kegiatan Binrohtal merupakan agenda prioritas dalam membentuk karakter personel Polri yang humanis dan religius.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya memperkuat mentalitas personel. Melalui bimbingan rohani ini, diharapkan seluruh anggota Polres Touna memiliki landasan moral yang kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKP Muh. Natsir.
Ia menambahkan, khusus bagi umat Muslim, momentum bulan Sya’ban menjadi waktu yang tepat untuk berbenah diri menjelang Ramadan. Sementara bagi umat Nasrani dan Hindu, awal tahun dimaknai sebagai momen refleksi untuk meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam bertugas.
“Dengan jiwa yang religius, kami optimis personel Polres Tojo Una-Una dapat menjalankan tugas menjaga kamtibmas dengan lebih ikhlas, humanis, dan profesional,” pungkasnya.
