![]() |
| Fhoto:Bicarabaik.my.id |
Bicarabaik.my.id- Parigi – Polres Parigi Moutong menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga marwah penegakan hukum dengan mengerahkan pengamanan ketat pada kegiatan pembacaan penetapan rencana eksekusi lahan oleh Pengadilan Negeri Parigi, Senin (19/1/2025). Langkah pengamanan berlapis ini dilakukan sebagai upaya antisipatif terhadap potensi dinamika dan eskalasi situasi, mengingat perkara tersebut bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Sejak pagi hari, personel kepolisian telah disiagakan di sejumlah titik strategis di sekitar lokasi kegiatan. Pengamanan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga dirancang untuk memastikan seluruh rangkaian proses hukum berjalan aman, tertib, dan bebas dari tekanan pihak mana pun. Kehadiran aparat kepolisian menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin supremasi hukum.
Operasi pengamanan dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Parigi Moutong, KOMPOL Sugianto, didampingi Kasubagdalops Bag Ops AKP I Wayan Alfret Boni Patius. Sejumlah pejabat utama turut terlibat, di antaranya Kasat Samapta IPTU Arman, S.H., Kasat Intelkam IPTU Sumarji, Kapolsek Parigi IPTU Noldy Williams Sualang, serta KBO Sat Samapta IPDA Rainold P. Siahaan. Seluruh personel bergerak sesuai surat perintah pengamanan yang telah disusun secara terukur dan terencana.
Dalam keterangannya, KOMPOL Sugianto menegaskan bahwa pengamanan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam mengawal setiap proses hukum agar berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh tahapan proses hukum berjalan aman, berwibawa, dan tanpa intervensi. Pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap tegas, profesional, dan proporsional sebagai langkah preventif menjaga kamtibmas,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan persuasif menjadi strategi utama dalam pelaksanaan pengamanan. Kesiapan personel dan sarana pendukung bukan dimaksudkan untuk menunjukkan kekuatan, melainkan sebagai bentuk kesiapsiagaan negara dalam melindungi hak serta rasa aman seluruh pihak yang terlibat.
“Polri hadir tidak hanya sebagai pengaman fisik, tetapi juga penjaga stabilitas sosial dan rasa keadilan di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan proses hukum berjalan terbuka, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Berkat pengamanan yang solid, terpadu, dan terkoordinasi dengan baik, kegiatan pembacaan penetapan rencana eksekusi lahan berlangsung tertib, aman, dan kondusif tanpa adanya insiden yang mengganggu jalannya proses hukum.
Keberhasilan ini menegaskan komitmen Polres Parigi Moutong sebagai garda terdepan dalam menopang penegakan hukum di wilayahnya. Di tengah potensi konflik sosial, Polri kembali menunjukkan perannya sebagai institusi yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjaga ketenteraman publik serta kepercayaan masyarakat terhadap keadilan.
