![]() |
| Personel Satgas TMMD bersama warga setempat terus memacu volume pekerjaan RTLH, Foto: istimewa |
BICARABAIK – KEPULAUAN SELAYAR– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 di Desa Batangmata Sapo terus menorehkan progres yang sangat signifikan. Salah satu program unggulan fisik, yaitu pengerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada sasaran 3 dan 4, kini telah resmi memasuki tahap penyelesaian akhir atau finishing.
Personel Satgas TMMD bersama warga setempat terus memacu volume pekerjaan guna memastikan hunian tersebut dapat segera selesai tepat waktu.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, atmosfer gotong royong dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat begitu kental terasa.
Sejumlah bagian krusial rumah, mulai dari perbaikan struktur dinding, hingga pembenahan lantai, sebagian besar telah rampung dikerjakan bahkan salah satu sasaran sudah ada yg selesai dicat.
Saat ini, personel Satgas bersama masyarakat berfokus pada detail-detail kecil dan pembersihan area agar rumah tidak hanya kokoh dari segi struktur, tetapi juga estetis, bersih, dan langsung nyaman untuk dihuni.
Kerja sama yang solid ini menjadi kunci utama cepatnya progres pembangunan di lapangan, sekaligus meminimalkan hambatan teknis yang kerap terjadi di daerah kepulauan.
Koordinator RTLH TMMD Ke-128, Hasdy Syam, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kerja keras seluruh tim di lapangan pada Sabtu (16/5/2026).
Beliau mengungkapkan bahwa pengerjaan rehab RTLH untuk sasaran 3 dan 4 saat ini sudah hampir selesai sepenuhnya. Selama proses pengerjaan, tim bersyukur tidak ada kendala berarti yang dihadapi di lapangan.
"Alhamdulillah, pengerjaan rehab RTLH untuk sasaran 3 dan 4 saat ini sudah hampir selesai. Selama proses pengerjaan tidak ada kendala berarti, sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa dengan ritme kerja yang terjaga seperti saat ini, target penyelesaian yang telah dipatok sejak awal optimis akan tercapai dengan hasil yang maksimal.
Program rehab RTLH ini pada hakikatnya bukan sekadar proyek renovasi fisik semata, melainkan wujud nyata kepedulian dan komitmen TNI melalui program TMMD untuk hadir langsung di tengah-tengah kesulitan masyarakat.
Melalui program ini, TNI berupaya membantu warga miskin atau kurang mampu untuk memperoleh tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan aman dari ancaman cuaca ekstrem. Hubungan emosional yang terbangun melalui budaya gotong royong ini juga diharapkan dapat mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dengan capaian pengerjaan yang sudah hampir menyentuh angka 100%, para penerima bantuan diharapkan bisa menempati rumah mereka dengan perasaan tenang,dan penuh kebahagiaan. Program ini sekaligus membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masih hidup subur dan terjaga dengan sangat kuat di tengah masyarakat Kepulauan Selayar.
