![]() |
| Komandan Pos Angkatan Laut Selayar, Peltu (P) Hasbullah, menegaskan bahwa keterlibatan TNI AL dalam TMMD merupakan bentuk nyata pengabdian prajurit kepada masyarakat, Foto: ist |
BICARABAIK– KEPULAUAN SELAYAR — Keterlibatan personel TNI Angkatan Laut Pos AL Selayar dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 menjadi bukti kuat sinergi lintas matra TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah terpencil Kabupaten Kepulauan Selayar.
Sejak program TMMD resmi dibuka pada 22 April 2026 lalu oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar, personel Pos AL Selayar telah bergabung bersama Satgas TMMD Kodim 1415/Selayar dan menetap di lokasi kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene.
Komandan Pos Angkatan Laut Selayar, Peltu (P) Hasbullah, menegaskan bahwa keterlibatan TNI AL dalam TMMD merupakan bentuk nyata pengabdian prajurit kepada masyarakat, tidak hanya di wilayah perairan tetapi juga di daratan.
“TNI AL memiliki semangat siap membantu rakyat dan pemerintah demi kemajuan Negara Republik Indonesia, baik di darat maupun di laut. Karena pada dasarnya pengabdian prajurit tidak dibatasi medan tugas,” kata Hasbullah di sela-sela mendampingi Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-128 Kolonel Inf. Marthen Pasunda bersama Dansatgas TMMD Letkol Czi Yudo Harianto saat meninjau sejumlah sasaran TMMD, Selasa (12/5/2026).
Dalam peninjauan tersebut, rombongan Wasev mendatangi beberapa titik sasaran fisik TMMD, di antaranya perintisan jalan tani Sukading–Pantai Timur, rehabilitasi masjid di Kelurahan Batangmata Sapo, hingga program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Selain itu, tim juga meninjau program unggulan TNI Manunggal Air di Desa Tamalanrea serta progres pembukaan jalan tani di wilayah yang sama.
Di tengah cuaca yang diguyur hujan sejak pagi, personel gabungan TNI bersama masyarakat tetap terlihat bekerja di lapangan. Prajurit Pos AL Selayar turut membaur bersama anggota Satgas TMMD lainnya mengangkat material, membantu pengerjaan sasaran fisik bersama warga di berbagai lokasi.
Hasbullah mengatakan, keberadaan personel TNI AL di lokasi TMMD bukan sekadar pelengkap kekuatan, melainkan bagian dari komitmen TNI untuk hadir langsung menjawab kebutuhan masyarakat desa.
“Prajurit harus mampu menjadi solusi di tengah masyarakat. Ketika rakyat membutuhkan tenaga, pikiran, bahkan semangat, TNI harus ada di situ. Itu yang selalu kami tanamkan kepada anggota,” ujarnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada personel Pos AL Selayar yang sejak awal telah tinggal di lokasi TMMD bersama warga. Menurutnya, operasi militer selain perang seperti TMMD menjadi ruang penting bagi prajurit untuk membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.
“Saya minta anggota menjaga semangat pengabdian. Kehadiran kita di sini bukan hanya membantu pembangunan fisik, tetapi juga membangun kepercayaan dan kebersamaan dengan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, kegiatan TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar terus mendapat respons positif dari warga karena dinilai mampu membuka akses pertanian, memperbaiki fasilitas umum, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan Kabupaten Kepulauan Selayar.
