![]() |
| Fhoto:Bicarabaik.my.id |
Bicarabaik.my.id- Nabire-Papua Tengah – Sebuah pos keamanan tambang emas milik PT Kristalin Eka Lestari di Kampung Legari 2 dilaporkan dibakar oleh orang tak dikenal (OTK), Sabtu (21/2/2026).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terekam dalam dua video berbeda yang beredar luas di tengah masyarakat Kampung Legari 2.
Pada video pertama terlihat bangunan pos keamanan dalam kondisi terbakar hebat dengan kobaran api disertai asap hitam yang membumbung tinggi.
Sementara dalam video kedua, tampak satu unit mobil hitam jenis Toyota Fortuner mengalami kerusakan dengan lubang yang diduga bekas tembakan pada bagian bodi depan kendaraan.
Belum diketahui secara pasti kronologi lengkap kejadian tersebut. Namun insiden ini menimbulkan kepanikan warga yang berada di sekitar lokasi tambang.
Dari keterangan di lapangan, aparat kepolisian bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan situasi.
Petugas kemudian melakukan sterilisasi area serta mengevakuasi warga dari dalam lokasi kejadian hingga ke pinggir kali besar guna mencegah potensi gangguan lanjutan.
Selain pengamanan, aparat juga mengevakuasi dua korban jiwa dari lokasi kejadian.
“Untuk jenazah ada dua yang sudah kita evakuasi tadi, sementara sudah menuju ke rumah sakit,” ujar salah satu sumber di lapangan.
Kedua korban langsung dibawa ke RSUD Nabire untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Sumber tersebut juga menyampaikan bahwa pihaknya meminta bantuan sejumlah rekan di lapangan untuk membantu proses evakuasi masyarakat secara bertahap.
Langkah itu dilakukan demi memastikan keselamatan warga yang tinggal tidak jauh dari area pertambangan.
Hingga laporan ini diturunkan, situasi di Kampung Legari 2 disebut telah berangsur kondusif.
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Ia menegaskan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan pengamanan di lokasi kejadian guna mencegah gangguan lanjutan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi serta tidak mudah percaya terhadap isu maupun berita hoaks yang dapat dengan cepat menyebar dan memperkeruh situasi,” tegas Kapolres.
Menurutnya, aparat akan menindaklanjuti setiap informasi yang berkembang serta memastikan kondisi keamanan tetap terkendali.
Pihak kepolisian juga terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan identitas pelaku dalam insiden pembakaran tersebut.
Masyarakat diminta tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.
