Mantan Anggota OPM Kodap 27 Sinak Ikrar Setia kepada NKRI, TNI Kedepankan Pendekatan Humanis di Papua Tengah

Fhoto:Bicarabaik.my.id


Bicarabaik.my.id-Puncak, Papua Tengah — Upaya Satgas TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Papua Tengah kembali membuahkan hasil. Seorang anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap 27 Distrik Sinak secara resmi menyatakan ikrar setia kepada NKRI.

Anggota OPM tersebut bernama Yosman Murib, yang sebelumnya berada di bawah pimpinan Tenius Kulua dan Kalnak Murib di wilayah Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Yosman Murib menyatakan keputusannya meninggalkan kelompok OPM dan kembali ke pangkuan NKRI melalui prosesi pengucapan ikrar setia yang difasilitasi langsung oleh Satgas TNI. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, bertempat di titik kuat Lambera, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dengan pengamanan dan pendampingan aparat TNI.

Prosesi ikrar diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pendeta Desalom, sebagai bentuk pendekatan spiritual dan penguatan moral. Selanjutnya, Yosman Murib secara terbuka membacakan ikrar kesetiaan kepada NKRI di hadapan aparat TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pihak keluarga yang hadir.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Yosman Murib menyerahkan bendera Bintang Kejora kepada aparat TNI sebagai simbol berakhirnya keterlibatan dalam gerakan OPM. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemasangan baju batik sebagai simbol persatuan, penghormatan, serta penciuman Bendera Merah Putih.

Sebagai bentuk legalitas dan komitmen, Yosman Murib juga menandatangani surat pernyataan ikrar setia kepada NKRI.

Dalam pernyataannya, Yosman Murib menegaskan bahwa keputusannya kembali ke NKRI merupakan kesadaran pribadi tanpa adanya paksaan.

“Saya nama Yosman Murib. Saya mantan OPM kembali NKRI. Saya tidak mau gabung lagi OPM. Tidak ada guna OPM. Saya Papua, saya Indonesia, NKRI,” ujarnya.

Satgas TNI menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari pendekatan humanis, dialog persuasif, serta pembinaan teritorial yang berkelanjutan di wilayah Papua Tengah. Pendekatan tersebut dinilai efektif dalam membangun kepercayaan dan membuka kesadaran masyarakat terhadap kehadiran negara.

Satgas TNI berharap langkah yang diambil Yosman Murib dapat menjadi contoh positif bagi anggota OPM lainnya untuk kembali ke pangkuan NKRI. Ke depan, TNI bersama pemerintah daerah dan tokoh masyarakat akan terus mendorong terciptanya situasi keamanan yang kondusif guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama