Menikmati Masa Pensiun dengan Sehat, Aktif, dan Penuh Makna

Fhoto:Bicarabaik.my.id

Bicarabaik.my.id- Makassar- Bagi sebagian orang, masa pensiun kerap dipersepsikan sebagai fase kehidupan yang berjalan lambat dan monoton. Namun anggapan tersebut terpatahkan oleh kisah sepasang suami istri, H. Hudzon Hanafi dan Hj. Nurlina Hudzon, pensiunan ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Semasa aktif bertugas, keduanya dikenal sebagai pribadi yang disiplin, loyal kepada pimpinan, berdedikasi, serta amanah. Nilai-nilai tersebut tetap mereka pegang erat hingga memasuki masa pensiun.

Alih-alih menjalani hari dengan rutinitas yang pasif, pasutri ini justru menjadikan masa pensiun sebagai fase kehidupan yang lebih sehat, aktif, dan membahagiakan. Setelah bertahun-tahun disibukkan oleh pekerjaan, kini mereka menikmati hari-hari dengan cara sederhana namun sarat makna.

Setiap Sabtu dan Minggu, sebelum memulai aktivitas lainnya, keduanya selalu menyempatkan diri untuk berolahraga bersama. Mulai dari jalan kaki santai, senam ringan, hingga bersepeda, semua dilakukan secara rutin dengan penuh semangat dan konsistensi. Bagi mereka, olahraga bukan hanya tentang menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga semangat hidup, mempererat ikatan emosional sebagai pasangan, serta menciptakan suasana hati yang positif.

Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin terbukti membuat tubuh tetap bugar, pikiran lebih jernih, dan hari-hari terasa lebih menyenangkan. Tidak berhenti di situ, pasutri ini juga memanfaatkan waktu luang dengan melakukan perjalanan wisata ke berbagai daerah.

Traveling yang mereka jalani bukanlah perjalanan mewah, melainkan perjalanan yang penuh makna. Mereka menikmati keindahan alam, mengenal budaya lokal, mencicipi kuliner khas daerah, serta mengabadikan momen kebersamaan. Bagi keduanya, traveling menjadi cara efektif untuk menyegarkan pikiran, memperluas wawasan, sekaligus mensyukuri nikmat kesehatan yang masih diberikan.

Menurut mereka, kunci utama menikmati masa pensiun adalah menjaga pola hidup sehat, tetap aktif secara fisik dan sosial, serta senantiasa memelihara rasa syukur dalam setiap aktivitas. Dengan menjalani hari secara seimbang antara olahraga, rekreasi, dan kebersamaan, masa pensiun justru menjadi fase kehidupan yang paling dinikmati.

Kisah pasutri ini menjadi bukti bahwa usia bukanlah batas untuk tetap bergerak dan bersemangat. Masa pensiun bukan akhir dari produktivitas, melainkan awal untuk menjalani hidup dengan ritme yang lebih tenang, lebih sehat, dan lebih bermakna. Harapannya, semangat hidup yang mereka tunjukkan dapat menginspirasi para pensiunan lainnya untuk tetap aktif, mandiri, dan bahagia dalam menyongsong hari tua.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama