![]() |
| Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kahu–Kahu kini memasuki tahap awal, yakni pembongkaran rumah, Foto: istimewa. |
BICARABAIK— KEPULAUAN SELAYAR— Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 terus menunjukkan progres nyata. Salah satu sasaran fisik berupa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kahu–Kahu kini memasuki tahap awal, yakni pembongkaran rumah.
Kegiatan pembongkaran dilakukan oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat secara gotong royong. Rumah yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak huni dibongkar secara bertahap untuk selanjutnya dibangun kembali menjadi hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman.
Satgas TMMD dan warga bahu-membahu melepaskan bagian-bagian rumah seperti atap, dinding kayu, hingga tiang penyangga. Semangat kebersamaan begitu kental, mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan di daerah.
Komandan Satgas TMMD ke-128, Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., menyampaikan bahwa pembongkaran ini merupakan langkah awal dari proses rehabilitasi RTLH yang menjadi prioritas dalam program TMMD.
“Pembongkaran ini menandai dimulainya proses pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat. Kami berharap hasilnya nanti benar-benar memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas hidup penerima bantuan,” ujarnya (4/5/2026).
Program RTLH dalam TMMD ke-128 bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan agar memiliki tempat tinggal yang lebih layak. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat nilai gotong royong serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Dengan dimulainya tahap pembongkaran ini, diharapkan proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai, sehingga masyarakat dapat segera menempati rumah yang lebih layak dan nyaman.
